Menghindari Paket Rusak Saat Pengiriman Barang

Menghindari Paket Rusak Saat Pengiriman Barang

Bisnis online telah merasa menjamur di negara kita. Terutama jual membeli online telah merasa dikenal penduduk kita. Pembelian secara online tentu akan di barengi bersama dengan pengiriman barang yang di operasikan oleh kurir atau jasa pengiriman.
paket jne rusakTanggung jawab pengirim adalah mengirimkan barang melalui kurir hingga selamat hingga penerima, supaya pengirim belum di katakan selesai tugasnya seandainya paket belum di terima penerima bersama dengan baik.

Nah, kemaren telah menyebar video tentang karyawan JNE yang melempar paket selagi mengantarai paket yang memicu paket rusak. Video paket dilempar karyawan JNE hingga rusak itu tentu memicu kamu berfikir ulang untuk mengirimkan paket via JNE. Padahal hampir semua kurir ya layaknya itu.. lempar lempar paket.
Lebih bijak terkecuali kita berfikir sebaliknya, yakni memicu paket kita aman hingga tujuan, tentu saja ini kasus cara packing kita.
Cara packing perlu di perhatikan, apakah yang kita kirim kaos pembawaan anak, ataukah barang pecah belah, ataupun.. sssttt… benernya gak boleh nih… mengirimkan udang hias atau jenis paket lainnya.
Tips menjauhkan paket JNE rusak adalah bersama dengan cara sebagai berikut:

Cara Packing barang Mudah Pecah Ekspedisi Surabaya Makassar Murah

Untuk packing barang yang gampang pecah seandainya di banting (gelas, filter aquarium, barang handmade berasal dari acrylic dll) pastikan kamu memicu kerangka luar (bungkus luar) yang tahan banting, semisal kardus keras, steoroform, box kayu. Kerangka tersebut usahakan jangan hingga mepet (ngepress body).. buatlah yang longgar. Lalu isilah ruang pada tersebut gunakan plastik gelembung atau koran/kertas ataupun busa/spon yang fungsinya untuk meredam hentakan. Baru setelah itu anggota luar kamu packing gunakan kertas atau plastik.

Cara Packing Barang Tidak Mudah Pecah

Anda mungkin berfikir terkecuali kamu mengirimkan kaos anak, maka aman aman saja tidak akan tersedia masalah. Tunggu dulu… kamu keliru besar. Kata aman disini bukan cuma kasus aman packing tidak pecah, namun sanggup menjadi aman berasal dari kehilangan barang.
Banyak perihal loh paket di kirim gunakan TIKI, JNE, POS dan kurir lainnya.. lebih dari satu barang hilang.. loh kok bisa? Anda membeli 12 kaos yang mampir cuma 10 kaos.. berasal dari pihak customer menyebutkan “wah penjualnya curang nih…”, berasal dari pihak penjual..”wah pembelinya bohong nih, mau minta tambahan kaos”
Padahal pelakunya mungkin saja orang luar (kurir, agen, pihak yang bersentuhan bersama dengan paket anda).
Ingat kata bang napi “kejahatan bukan cuma berjalan dikarenakan tekad pelaku, namun dikarenakan tersedia kesempatan”,

Kalau kamu membungkus paket bersama dengan plastik transparant dan cuma di streples 2 anggota di atas atau cuma di lakban seadanya.. lalu tersedia pihak khusus naksir bersama dengan barang yang kamu kirim.. kebetulan kirim banyak, diambil alih 1 aja buat diri sendiri sanggup kali… itu pikir pelaku… dan cuma di buka lakban atau streples nya. ambil 1 biji lalu di lakban lagi… beres…
Beda kasus seandainya packing kamu hitam/gelam, lalu di lakban full hingga rapat.. bahkan penerimapun kebingungan cara buka nya.. hehe.. secara logika akan lebih aman daripada packing transparan dan cuma di streples.

Mintalah Sticker Fragile Untuk Barang Pecah Belah!!!

Jangan lupa minta sticker fragile terhadap petugas agen kurir seandainya kamu mengirimkan paket pecah belah
Bila paket kamu tetap saja hancur, maka perbaiki ulang kesalahan packing anda.. daripada kamu komplain ke kurir A, lari ke kurir B.. padahal sama saja… membuang selagi dan energi.. lebih baik memperbaiki packing kita, melindungi barang kita selamat hingga obyek kendati tersedia pengaruh buruk/disturb (bantingan, perlakuan tidak baik terhadap paket kita) berasal dari pihak luar.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *